Pengalaman minta foto bersama bule di candi prambanan

Hai sob, lama nih saya tidak update blog ini. maafkan daku ya sob. sungguh tiada niatan untuk menelantarkan nalagila, tapi karena ada beberapa hal. Pertama tidak ada laptop, kedua sedang dirundung galau dan ketiga ada sedang ingin mencari angin segar hihi.

Kalau biasanya saya update pakai laptop, kali ini saya merasa tertantang untuk tetap update walaupun sedang tidak ada laptopnya. jujur sob rasanya kaku banget waktu ngetik di smartphone dengan ukuran 6 inch. serasa jari tidak bisa bebas menari karena hanya diwakili dua jempol kanan dan kiri.

Di tambah lagi, Nalagila menggunakan tema amp, perlu kesabaran extra untuk mengatur kode kodenya supaya bisa valid amp. sedangkan saya tidak sabaran, saya sudah mencoba menggunakan text editor dan menggunakan google chrome tapi hasilnya tetap saja kurang optimal. terkadang saat seleksi kata sering loncat sendiri. Maka dari itu saat Mbak risna, admin sukraja.com tetap konsisten menulis setiap hari melalui android saya salut sekali.

Alasan kedua karena sedang galau, ups jadi curhat nih. tak apa ya sob. Galau memikirkan ujan yang turun setelah selesai cuci motor. perasaan ini ternyata bukan saya saja yang mengalami sob, ibu ibu pelanggan warung simbok juga seperti itu. saat dia cuci motor di tempat steam motor, pasti sore, atau malamnya langsung hujan. oleh sebab itu saya galau apa saya cuci motor atau tidak. jika saya cuci takut sorenya hujan. kalau saya tidak cuci lumpur dimotor mengering.

Alasan ketiga adalah kemarin sedang antar mas agus ( admin kilokajaya.blogspot dan mbaksyahdu.com ) menjenguk rekan kerja yang istrinya baru saja melahirkan. Kebetulan bayinya juga baru saja selesai operasi pembuatan wudel baru.

Siang itu saya sedang menyaksikan Arak arakan, sebuah tradisi ditempat kami saat acara Khotmil Qur'an dalam rangka peringatan Maulid Nabi di alun alun lapangan kemiri. yup benar sob alun alun yang saya ceritakan menjadi tempat untuk mendatangkan ide tulisan kemudian mas agus menelpon dan mengajak saya ke tempat rekan kerjanya tersebut yang beralamat di jogja.

Kami berangkat dari kemiri setelah duhur, kalau tidak salah sekitar jam 13:00 an lalu sampai di lokasi yaitu di sorogenen yogyakarta hampir jam 3. kebetulan disana juga ada kawan lain yang sudah sampai lebih dulu. setelah selesai berbincang sana sini kami berdua pamit untuk melanjutkan perjalanan.

Pengalaman minta foto bersama bule di candi prambanan

Selsai acara, kami langsung tancap gas ke Candi prambanan. sebenarnya saya tidak menyangka akan sampai disini, sebab niatnya mau pulang cari tempat putar balik tapi siapa sangka malah sampai dipintu masuk Candi prambanan. kemudian saya parkir dan menuju tempat pembelian tiket. Harga tiket masuk dewasa adalah @40.000,-

Tanpa berlama lama lagi, kami masuk ke area candi dan berfoto ria. dari semua candi yang berdiri, hanya dua candi yang saya masuki. di dalam candi terasa dingin ( mungkin karena sore hari ) dan terdapat beberapa patung. setelah menilik ke dalam candi diluar masih banyak turis asing ( bule ) yang sedang asyik berfoto. ada yang berfoto bareng keluarga, ada yang selfie, ada juga yang foto bareng sahabatnya, pacar dan sama patung.hihi.

Melihat tersebut kemudian terbesit di pikiran saya bagaimana kalau saya minta foto bareng ke bule, Hm.. sepertinya ini menarik. pasalnya beberapa kali saya melihat pengunjung minta foto bersama bule. Sedikit info ini sob, saya merasa sangat gugup, jantung berdegup kencang saat mau minta foto. Pertama saya tidak pandai bahasa inggris, mungkin seperti ini rasanya meminta seorang wanita untuk menjadi istri kali ya, wkwk.

Setelah lama berdiskusi dengan mas agus, akhirnya saya beranikan diri untuk minta foto. saya pakai kata kata " can i take pict with you, both of you? " karena kebetulan bulenya dua, cewek semua lagi. jadi ya wajar kalau grogi. untungnya saya tidak melakukan hal yang aneh saat grogi. seperti yang pernah kita bahas dulu.


Selesai berfoto kami tak lupa mengucakan terima kasih . rasanya lega banget, kirain si bule akan menolak. selanjutnya saya ketemu turis dari India dan mencoba meminta foto bersama, tanpa disangka mereka ternyata bersedia. inilah foto saya bersama turis India sekeluarga :

Niat hati ingin melanjutkan hunting foto bersama bule selagi masih di prambanan, tapi sudah lelah dan kami putuskan untuk pulang. sebelum pulang tak lupa kami mengelilingi malioboro dan mampir ke tempat tetangga mas agus yang berada di Jogja.

Perjalanan pulang dari Jogja jam 9 malam, dan sampai di rumah jam setengah 12. sampai dirumah  niatnya mau lanjut main Mobile Legends tapi ternyata badan ini ( utamanya punggung ) sudah tidak bisa diajak kompromi. ditambah mata juga sudah susah untuk melek. Demikian cerita pengalaman minta foto bersama bule di candi prambanan.

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

Newest Post
Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser
Newest Post