Inilah yang harus dilakukan saat selalu ditanya kapan nikah

Kapan nikah? Apakah hanya saya saja yang sering ditanya seperti itu? Bukan sering lagi tapi bisa dikatakan selalu ditanya kapan nikah di manapun dan kapanpun. Bukan apa apa sih, tapi diluar sana juga masih banyak yang umurnya lebih tua dan belum menikah. Walaupun sebenarnya menikah adalah kebutuhan manusia. Bagaimana jawaban dan tindakan sobat ketika ditanya nikah kapan?

Apakah sobat beri mereka jawaban islami, jawaban super bijak, jawaban lucu atau beri mereka jawaban santun tapi tegas dengan menunjukkan meme jawaban kapan nikah. Itu semua masih wajar sih asal tidak balik tanya kapan mati hihi.

Andai sobat juga sudah mulai diserang pertanyaan tersebut itu berarti orang orang disekitar kita perhatian kepada kita. Sikap kita adalah mengambil tindakan tegas dan berhentilah ngeles / mengelak. Yuk kita simak tindakan nyata untuk menghentikan pertanyaan tadi.

Langkah dewasa saat ditanya kapan nikah :

Tindakan #1 Dibawa santai
Pertanyaan kapan nikah tidak hanya dilontarkan kepada kita saja sob, diluaran sana pasti banyak sekali teman senasib sepenanggunan. So anggap saja pertanyaan itu adalah angin lalu yang masuk telinga kanan keluar telinga kiri.

Tindakan #2 Jangan baperan
Saat teman, kawan atau ada orang menikah tahan iman dan jangan mudah tergoda ya sob. Nasib setiap manusia itu berbeda, jadi jangan samakan kita dengan mereka. Mungkin memang ini rencana tuhan untuk belum mempertemukan kita dengan jodoh.

Saat berselanjar di media sosial dan disana kita jumpai postingan tentang nikah, tak usah baper lihat status atau post tersebut be cool saja. Menikah memang bisa membuat satu hal berubah tapi tidak bisa mengubah sifat asli kita, sifat kita akan berubah kalau kita mau mengubahnya.

Tindakan #3 Jangan terlalu fokus pada nikah
Hidup itu tak hanya persoalan menikah, jangan sampai kita menghabiskan waktu dan pikiran hanya untuk mencari solusi kapan nikah. Kita harus memikirkan cita cita, karir, studi dan membahagiakan orang tua. Prinsipnya adalah senangkanlah diri dan orang tua baru kemudian kita pikirkan masalah hati dan pernikahan, setuju?

Tindakan #4 Aturlah strategi
Saat ditanya kapan nikah kemudian kita hanya ngelak dan ngeles saja, selanjutnya kita hanya berpangku tangan  itu salah. Yang benar adalah kita atur strateginya sob, ibarat sebuah perang kita siapkan semua hal agar perang kita nanti menang.

Kita perhitungkan mulai dari lingkungan, kondisi orang tua, keadaan keluarga dan lain sebagainya. Yang paling penting adalah persiapan saat resepsi dan setelah resepsi ( hidup mandiri bersama pasangan ). Mulailah menabung, belajar tentang pernikahan jangan lupa persiapan keyakinan dan mental yang kuat.

Yang terakhir adalah niat, segala sesuatu dimulai dari niat atau kesungguhannya. Dimana ada niat disitu ada jalan. Alasan paling klasik adalah belum ada calonnya, padahal kalau kita mau konsultasi dan bertanya kepada orang tua kita, guru dan teman mungkin mereka punya pandangan.

Jangan sampai kisah tragis pemuda gagal nikah terjadi juga pada sobat nalagila, mari kita berdoa semoga yang masih single segera pertemukan jodohnya dan yang sudah ketemu semoga sakinah mawadah dan warahmah ya.

Reaksi:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser