2 Dampak terbesar berpikir negatif bagi kesehatan

Hai sobat Nalagila, semoga sobat semua senantiasa sehat, eits tapi sudah tahukah sobat bahwa sehat itu tentukan banyak faktor?Misalnya pola makan, pola tidur pola pikir dan sebagainya. sekarang kita coba ulas tentang pola pikir ini ya, pola pikir atau kondisi pikiran ternyata punya pengaruh besar terhadap kesehatan mental maupun fisik kita.

Beberapa kasus orang sakit mental itu disebabkan karena pikiran, entah itu depresi atau karena ia senantiasa berpikir negatif.

Sebagai manusia hendaknya kita berpikir positif dan sebisa mungkin meninggalkan pikiran pikiran negatif. tak hanya menganggu kesehatan tapi juga lambat laun akan mempengaruhi sikap seseorang.
Sebelum kita membahas dampaknya bagi kesehatan, terlebih dulu kita harus tahu penyebab orang berpikir negatif sob.

Penyebab orang berpikir negatif :

Konsep diri yang negatif

Pandangan keyakinan atau penilaian terhadap diri sendiri itulah yang disebut konsep diri.  ciri konsep negatif adalah bila seseorang memandang dirinya lemah, tak berguna, pecundang malang atau yang lainnya.

Pemicunya bisa karena pola asuh, kegagalan hidup, depresi atau karena kritik internal. atau bisa juga karena seseorang mendengar orang lain dikritik lalu mencoba mengaplikannya kepada dirinya sendiri.

Persepsi negatif

Berpikir negatif dikarenakan konstruksi presepsi berdasarkan atas cara pandang seseorang terhadap persoalan. sehingga apa apa yang dia tangkap dan dia terima akan menjadi negatif.

Masa lalu

Masa kecil atau masa lalu seseorang yang dibesarkan dilingkungan yang selalu dilarang akan menimbulkan efek keraguan juga ketakutan, belum lagi bila dia sering mendengar kata kata pesimistis pasti akan tumbuh rasa pesimis yang dapat mengurangi rasa percaya diri, namun tenang percaya diri bisa dipupuk dengan rutin berolah raga seperti yang pernah kita singgung di manfaat olahraga untuk mengembalikan percaya diri.

Rutinitas negatif

Karena berlangsung setiap hari, banyak orang yang tidak menyadari rutinitas negatif yang mereka lakukan. Rutinitas negatif bisa membawa seseorang pada ketidakbahagiaan dan ketidakpuasan dalam menjalani hidup.

Sebut saja seseorang yang melakukan pekerjaan dalam waktu lama akan merasa menjadi pekerjaan yang tidak bermakna baginya sehingga merasa kehidupannya hambar dan berahkir pada kesedihan dan mengalihkan pada suatu rutinitas yang dianggapnya lebih aman seperti rutinitas melihat televisi yang memunculkan pikiran negatif seperti malas, pesimis, ragu, atau takut mencoba hal-hal baru di luar dan merasa memilih menonton televisi karena dianggapnya lebih aman.

Berikut ini adalah contoh pikiran negatif :

Misalnya sobat  sedang menaiki pesawat terbang dan anda merasa hati anda tidak enak, maka dalam hati anda berkata, "Aku merasakan ketakutan di dalam pesawat terbang ini. Ini pasti menandakan bahwa sangat berbahaya untuk terbang saat ini."

Atau pemikiran seperti, "Aku merasa berdosa berarti aku adalah orang yang jahat" atau, "Aku merasakan marah. Hal ini membuktikan bahwa aku sedang diperlakukan tanpa keadilan."
Penalaran emosional ini belum tentu benar apabila di dalam kenyataan, fakta dan bukti tidak mengarah kepada hal itu.

Ketika muncul perasaan takut di dalam pesawat terbang, bukan berarti pesawat terbang yang anda tumpangi akan benar-benar mengalami kecelakaan, bisa saja anda memang mengidap pobia kan ketinggian.

Pengaruh berpikir negatif terhadap sikap :

Jika kita selalu berpikir negatif maka secara perlahan kita menjadi tidak tenang / was was, hilangnya rasa percaya diri, tumbuhnya rasa pesimis, takut gagal dan yang paling bahaya adalah depresi dan stress

Dampak berpikir negatif bagi kesehatan :

Pikiran negatif memicu stres dan depresi 

Ketika seseorang terlalu memikirkan sesuatu, misalnya pandangan orang tentang dirinya (terutama pikiran negatif), ia akan merasa tertekan dan sangat stress. Tentu saja stress pada hal-hal seperti ini akan memicu timbulnya banyak penyakit.

Berdasarkan sebuah laporan penelitian yang berjudul “Dimension of Negative Thinking and Relations with Symptoms of Depression dan Anxiety in Children and Adolescents” diketahui bahwa Bahaya pikiran negatif yang berulang-ulang dapat menimbulkan gangguan kecemasan, stres, bahkan depresi. Depresi sendiri ditandai dengan perasaan sedih berlebihan, kehilangan nafsu makan, dan gejala lain misalnya seperti oran linglung.

Meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke

Bahaya pikiran negatif selanjutnya dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Sebuah studi tahun 2009 dari jurnal Circulation meneliti 100.000 wanita dan tingkat sinisme akibat pikiran negatifnya. Dari studi tersebut ditemukan bahwa peserta yang paling sinis cenderung menderita serangan jantung. Lebih lanjut, serangan jantung ini bisa berakhir dengan kematian atau stroke.

Cara menghilangkan kebiasan berpikir negatif :

  • Segera alihkan pikiran anda jika mulai berpikir negatif
  • Mulailah mengenali jenis negative thinking yand ada dalam diri anda
  • Katakan BERHENTI/STOP ketika pikiran anda mulai berpikir negatif. Jangan biarkan pikiran negatif menguasai anda.
  • Lakukan relasksasi dan istirahat agar pikiran anda bersantai dan tidak stress
  • Fokuskan pada hasil pencapaian yang ingin anda dapatkan.
  • Apresiasi diri sendiri atas kemajuan yang berhasil kamu lakukan. Tetapi harus ingat yang anda capai adalah kemajuan bukan kesempurnaan.
  • Lawan pikiran negatif anda dan katakan ”AKU BISA”
Itulah sedikit informasi dampak berpikir negatif bagi kesehatan untuk sobat nalagila, sekian dulu sampai ketemu di postingan berikutnya.

Reaksi:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser