Inilah ciri kasur anda harus ganti


Malam adalah waktu yang tepat untuk beristirahat. Membaringkan tubuh, memejamkan mata dan menikmati empuknya kasur agar semua lelah sirna saat bangun esok hari. tanpa kita sadari mungkin saat kita bangun, bukan kesegaran yang kita dapat melainkan tambah lesu. hal ini terjadi mungkin karena kasur kita harus ganti.

Kasur yang lama tidak diganti bisa menyebabkan beberapa masalah penyakit misalnya sakit leher, punggung dan menurunkan kualitas tidur kita. lalu bagaimana menentukan bahwa kasur kita sudah waktunya diganti? ternyata kita bisa tahu kapan kasur harus diganti dari efek yang kita rasakan ketika tidur diatas kasur tersebut. berikut tanda tandanya :

1. Anda bangun dengan gejala-gejala alergi
Tungau dan debu adalah beberapa jenis partikel kecil yang sudah tak asing lagi untuk hinggap di kasur Anda. Tak jarang juga bahwa ada orang yang menjadi alergi karena adanya tungau dan debu tersebut pada kasur mereka.

Menurut Asthma dan Allergy Foundation of America (AAFA), gejala alergi tungau serta debu di antaranya adalah pilek, bersin-bersin, mata berair, mulut atau tenggorokan gatal, dan hidung tersumbat. Jadi, jika Anda terbangun di pagi hari atau tengah malam dengan gejala-gejala tersebut, bisa jadi Anda terkena alergi tungau dari kasur.

Di samping itu, sebuah penelitian tahun 2010 dari para ahli di Jerman juga menemukan bahwa orang-orang yang membersihkan atau ganti kasur setelah mendapat gejala alergi teresebut mengalami penurunan 43 persen gejala alergi.

Barengi juga dengan rajin-rajin mencuci sarung bantal dan seprai Anda setidaknya seminggu sekali untuk membersihkannya dari tungau dan alergen (penyebab alergi) lainnya.

2. Kulit jadi mudah jerawatan dan terlihat kusam
Tidur yang tidak nyenyak bisa menyebabkan lonjakan hormon, yaitu hormon kortisol yang berhubungan dengan stres. Sebuah studi di jurnal Sleep Medicine Clinics menunjukkan adanya peningkatan kadar hormon kortisol dan peradangan sistemik yang akhirnya bisa menyebabkan keriput dan kendur.

Penelitian ini juga menyatakan, bahwa jerawat juga menjadi salah satu dampak langganan yang disebabkan karena stres meningkat. Selain itu, menurut studi dari Journal of Chiropractic Medicine, kasur yang sudah lama atau tidak empuk lagi, juga bisa menjadi salah satu penyebab kurang tidur dan stres pada seseorang. Studi tersebut juga melaporkan hasil, bahwa orang-orang yang mencoba ganti kasur lama mereka, bisa memperbaiki masalah tidurnya dan menurukan tingkat stres mereka.

Dengan meningkatkan kualitas tidur dan menghindari stres berlebihan, kesehatan kulit Anda pun akan terjaga. Pastikan juga kulit Anda tidak iritasi atau alergi terhadap bahan seprai atau detergen yang digunakan untuk mencucinya.

3. Jadi susah tidur
Salah satu cara mengukur kualitas tidur seseorang adalah dengan cara menghitung seberapa lama waktu seseorang tersebut mulai berbaring sampai akhirnya benar-benar tertidur nyenyak. Salah satu faktor lain yang bisa membuat seseorang cepat tertidur juga bisa dipengaruhi oleh apakah kasur tersebut menawarkan kenyamanan.

Studi ini juga telah diteliti di tahun 2015 oleh jurnal Sleep Science. Hasil studi tersebut menemukan bahwa sekelompok orang lanjut usia yang ganti kasur jadi lebih empuk, nyaman, dan tidak keras, bisa membuat mereka lebih cepat tertidur.

Rata-rata mereka jadi bisa tertidur 21 menit lebih cepat, dari yang sebelumnya baru bisa tidur pulas setelah 67 menit. Rasa nyeri pada leher dan punggung juga berkurang sebanyak 50 persen setelah para peserta penelitian akhirnya ganti kasur lama mereka.

Itulah 3 ciri bahwa kasur kita harus segera diganti, oh iya masalah sakit leher dan punggung juga menjadi salah satu tanda bahwa kasur sudah tidak layak. oke semoga bermanfaat.
Reaksi:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser