4 Penemuan Tiongkok bantu perkembangan teknologi dunia

Hai sobat Nalagila, Jaman now negera yang punya kontribusi besar di dunia teknologi adalah Tiongkok. Tahukah sobat bahwa penemuan kompas, bubuk mesiu percetakan dan kertas oleh Tiongkok justru di tertawakan bahkan diolok? Padahal ke empat hal tersebut adalah penemuan besar yang menjadi dasar teknologi terbaru saat ini.

Tiongkok itu dimana? Republik Rakyat Tiongkok adalah sebuah negara yang terletak di Asia Timur yang beribukota di Beijing Negara ini memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia dan luas wilayah 9,69 juta kilometer persegi, menjadikannya negara ke-4 terbesar di dunia.dikutip dari halaman wikipedia

Tak bisa dipungkiri bahwa Tiongkok dewasa ini banyak berinovasi dalam dunia teknologi. Tak hanya itu beragam inovasi Tiongkok telah diakui dan dipakai hampir di semua belahan dunia di era mobile sehingga kita semakin nyaman dan dimudahkan.

Penemuan fenomenal Tiongkok

Di masyarakat kita kadang banyak yang beranggapan bahwa buatan china itu kualitasnya kurang bagus. Padahal smartphone Apple di produksi di China lho. Kalau ada yang tanya apakah Tiongkok sama dengan China berikut jawabannya :

Alasannya, karena banyak WNI keturunan / etnis Tiongkok yang merasa bahwa "Cina" itu terkesan menghina / merendahkan. Sama saja kalo orang kulit item itu dipanggil "negro" atau "nigger" kan marah. Padahal artinya negro ya kulit hitam. Semua karena dalam sejarah sosialnya, kata-kata "Cina", "Negro" itu dulunya digunakan untuk merendahkan suatu ras.

Kembali ke penemuan tadi ya, Dari sekian banyaknya penemuannya berikut penemuan Tiongkok paling membanggakan.

Penemuan Fenomenal Tiongkok #1. Wechat
Wechat pertama kali diluncurkan tahun 2011. Pengguna bulanan wechat sekarang hampir 1 milyar. Angka ini tak mengherankan karena jaman now ponsel rata rata punya akses internet.

Wechat itu social media pertama, ingat lho ya pertama didunia yang menyediakan ekosistem media mandiri. Di tiongkok wechat tak butuh waktu lama untuk menggeser media konvensional disana.

Kabar terbarunya adalah wechat akan digunakan sebagai KTP digital. Penggunanya bisa menggunakannya untuk pemesanan hotel, pembelian tiket atau aktifitas apapun yang membutuhkan otentifikasi identitas. Proyek ini berlaku di seluruh tiongkok dan didukung oleh pemerintah Tiongkok.

Penemuan Fenomenal Tiongkok #2. Wifi Master Key
WiFi Master Key adalah terobosan besar dunia yang menghadirkan layanan akses internet gratis. Sejak diluncurkan pada 2013, layanan internet gratis ini menjadi lebih mudah diakses dan nyaman.

Hingga saat ini, layanan ini memiliki 900 juta pengguna di seluruh dunia. Alhasil ia menjadi layanan berbagi WiFi peer-to-peer terbesar di dunia.

Di Tiongkok, WiFi Master Key menjadi layanan yang sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. Publik tidak perlu lagi mencari tahu cara cara terhubung ke hotspot WiFi karena mereka dipastikan akan selalu terhubung ke hotspot terdekat. sehingga tetap terhubung ke social media.

Penemuan Fenomenal Tiongkok #3. Mobike
Belakangan ini, Tiongkok sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia sedang diramaikan oleh berbagai perusahaan rintisan (startup) yang menyewakan layanan berbagi sepeda berbasis aplikasi.

Nama layanan tersebut adalah Mobike yang menyediakan sepeda tanpa dockless nan lebih revolusioner. Layanan serupa juga disediakan Ofo dan Bluegogo.

Mobike hanya butuh waktu satu tahun untuk mendapatkan 100 juta pengguna aktif sejak resmi meluncurkan diri. Saat ini, Tiongkok menjadi pasar berbagi transportasi terbesar di dunia dengan pangsa pasar global 67 persen karena skema berbagi sepeda tanpa dockless terbukti sukses.

Penemuan Fenomenal Tiongkok #4. Alipay
Investor AS telah menjuluki Alibaba sebagai salah satu raksasa teknologi asal Tiongkok. Alibaba bersama Baidu dan Tencent adalah trio perusahaan internet raksasa di Tiongkok.

Alibaba meraih sukses karena pada awalnya meniru teknologi barat. Alibaba Taobao meniru Amazon, Alipay meniru Paypal, Alibaba Cloud meniru layanan komputasi awan (cloud) Amazon.

Khusus Alipay adalah sebuah platform pembayaran kode QR, pembayaran tanpa uang (cashless) yang inovatif. Bahkan peralihan budaya orang Tiongkok dari sistem kartu kredit seperti di AS berlangsung lebih cepat (dekade versus dua-tiga tahun).

Publik hanya perlu memindai kode QR di ponsel untuk melakukan pembayaran. Fenomena penggunaan kode QR mobile ini juga berlangsung di luar Tiongkok karena sebagai orang dari seluruh dunia kini mulai menggunakan Alipay.

Alipay pun telah memperluas layanannya ke Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia (melalui HelloPay), serta sejumlah negara di Eropa dan Amerika. Dengan Alipay, wisatawan lokal sekarang tidak perlu membawa uang yang berlebihan dan terkena risiko tinggi dirampok selama perjalanan.

Itulah 4 penemuan negara Republik Rakyat Tiongkok, semoga indonesia cepat menyusul dalam bidang teknologi. Amiin.
Reaksi:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser