Mengenal lebih dalam tanaman cabai

Tanaman cabai memiliki banyak nama populer di berbagai negara. Namun secara umum tanaman cabai disebut sebagai pepper atau chili. Nama pepper lebih umum digunakan untuk menyebut berbagai jenis cabai besar, cabai manis atau paprika. Sedangkan chili, biasanya digunakan untuk menyebut cabai pedas, misalnya cabai rawit.

Di Indonesia sendiri, penamaan cabai juga bermacam macam tergantung daerahnya. Cabai sering disebut dengan nama lain, misalnya lombok, mengkreng, rawit, cengis, cengek dan masih banyak lagi sebutan lainnya.

Mengenal lebih jauh tanaman cabai

Dalam tata nama ilmiah, tanaman cabai termasuk dalam genus Capsicum, dengan klasifikasi lengkap sebagai berikut :
  • Kingdom : Plantea
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub Kelas : Asteridae
  • Ordo : solanales
  • Famili : Solananceae
  • Genus : Capsicum
  • Spesies : Capsicum annuum ( cabai besar ,cabai lonceng ) Capsicum frutescens ( cabai kecil / cabai rawit )
Dengan melihat klasifikasi di atas, kita dapat mengenal mana tanaman- tanaman yang masih berkerabat dekat dengan tanaman cabai dan tanaman – tanaman yang bukan kerabat dekat cabai.

Tanaman cabai ternayta masih satu famili dengan tanaman kentang, tomat, terong, ranti dan tekokak, sehingga kemungkinan adanya keasamaan dalam serangan hama dan penyakit. Namun tanaman cabai tidak berkerabat dekat dengan tanaman cabai jawa ( piper retrofractrum ), meskipun sama sama memiliki nama cabai. Penamaan cabai jawa memang salah kaprah, karena didasarkan dengan bentuk tanaman buah tanaman ini yang menyerupai cabai. Sebenarnya, tanaman cabai jawa lebih berkerabat dekat dengan tanaman lada ( pnigrum ).

Morfologi tanaman

Bentuk luar atau morfologi tanaman cabai sebenarnya bukan hal yang asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di wilayah pedesaan atau pegunungan. Namun berbeda halnya dengan masyarakat yang tinggal di perkotaan. Seringkali mereka belum pernah melihat tanaman cabai yang sebenarnya. Yang mereka ketahui hanyalah buah cabai yang dapat dimanfaatkan sebagai sayur.

Daun
Daun tanaman cabai bervariasi menurut spesies dan varietasnya. Ada daun yang berbentuk oval, lonjong bahkan ada yang lanset. Warna permukaan daun bagian atas biasanya hijau muda, hijau, hijau tua bahkan hijau kebiruan. Sedangkan permukaan daun pada bagian bawah umumnya berwarna hijau muda, hijau pucat atau hijau. Permukaan daun cabai ada yang halus ada pula yang berkerut- kerut. Ukuran panjang daun cabai antara 3-11 cm dengan lebar 1-5 cm.

Batang
Tanaman cabai merupakan tanaman perdu dengan batang tidak berkayu. Biasanya, batang akan tumbuh sempai ketinggian tertentu, kemudian membentuk banyak percabangan. Untuk jenis jenis cabai rawit, panjang batang biasanya tidak melebihi 100 cm. Namun untuk jenis cabai besar, panjang batang ( ketinggian ) dapat mencapai 2 meter bahkan lebih.

Batang tanaman cabai berwarna hijau, hijau tua, atau hijau muda. Pada batang batang yang telah tua ( biasanya batang paling bawah ) akan muncul warna coklat seperti kayu. Ini merupakan kayu semu, yang diperolah dari pengerasak jaringan parenkim.

Akar
Tanaman cabai mmeiliki perakaran yang cukup rumit dan hanya terdiri dari akar serabut saja. Biasanya di akar terdapat bintil bintil yang merupakan hasil simbiosis dengan beberapa mikroorganisme. Meskipun tidak memiliki akar tunggang, namun ada beberapa akar tumbuh ke arah bawah yang berfungsi sebagai akar tunggang semu.

Bunga
Bunga tanaman cacbai juga bervariasi, namun memiliki bentuk yang sama, yaitu berbentuk bintang. Ini menunjukkan tanaman cabai termasuk dalam sub kelas teridae ( berbunga bintang ). Bunga biasanya tumbuh pada ketiak daun, dalam kadaan tunggal atau bergerombol dalam tandan. Dalam satu tandan baiasanya terdapat 2-3 bunga saja. Mahkota bunga tanaman cabai warnanya bermacam macam, ada yang putih, putih kehijauan dan ungu, diameter bunga antara 5-20 mm.

Bunga tanaman cabai merupakan bunga sempurna, artinya dalam satu tanaman terdapat bunga jantan dan bunga betina. Pemasakan bunga jantan dan betina dalam waktu yang sama ( atau hampir sama ), sehingga tanaman dapat melakukan penyerbukan sendiri. Namun untuk mendapat hasil buah yang lebih baik, penyerbukan silang lebih diutamakan. Karena itu tanaman cabai yang ditanam di lahan dalam jumlah yangb anyak, hasilnya lebih baik dibandingkan tanaman cabai yang di tanam sendirian.

Penyerbukan tanaman cabai biasanya dibantu angin atau lebah. Kecepatan angin yang dibutuhkan untuk penyerbukan antara 10 – 20 km/jam ( angin sepoi-sepoi ). Angin yang terlalu kencang justru akan merusak tanaman. Sedangkan penyerbukan yang dibantu oleh lebah dilakukan saat lebah tertarik mendekati bunga tanaman cabai yang menarik penampilannya dan terdapat madu didalamnya.

Buah dan biji 
Buah cabai merupakan bagian tanaman cabai yang paling banyak dikenal dan memiliki banyak variasi. Menurut sanders et. Al ( 1998 ), buah cabai terbagi dalam 11 tipe bentuk, yaitu serrano, cubanelle, cayenne, primento, anaheim chile, cherry, jalapeno, elongate bell, ancho, banana dan blocky bell. Namun menurut Peet ( 2001 ), hanya ada 10 tipe bentuk buah cabai, dimana tipe elongate bell dan blocky bell dianggap sama.

Selain bentuk, warna buah juga bervariasi. Pada saat muda, buah cabai biasanya berwarna hijau tua, hijau outih atau putih kekuning kuningfan. Sedangkan saat buah telah tua warnanya berubah menjadi merah, merah tua, hijau kemerah merahan bahkan merah gelap mendekati ungu.

Di dalam buah biasanya terdapat biji. Dalam hal biji buah cabai juga dapat di kelompokkan menjadi 3 jenis yaitu buah berbiji banyak, buah berbiji sedikit dan buat tidak berbiji sama sekali. Biji cabai berbentuk pipih dengan warna putih krem atau putih kekuning kuningan. Diamerter biji antara 1-3 mm dengan ketebalan 0,2 -2 1 mm. Bentuk biji tidak beraturan, agak menyerupai bentuk oktagon.

Dalam hal rasa, buah cabai juga bervariasi menurut jenis dan varietasnya. Mungkin di Indonesia cabai identik dengan rasa yang pedas atau agak pedas. Meskipun telah banyak muncul paprika yang rasanya manis. Menurut Peet ( 2001 ) bentuk cabai ternyata mempengaruhi kualitas kepedasannya.

Reaksi:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser