Dangal, Film dari Kisah nyata yang sarat makna

Adakah diantara sobat Nalagila yang suka dengan film india? Judul apa saja yang pernah sobat tonton? Jika sobat adalah penggemar film India, tidak ada salahnya untuk memasukkan Dangal dalam daftar antrian film india yang wajib di tonton. Atau jika sobat sedang mencari film edukasi yang penuh dengan nilai pendidikannya, Dangan juga masuk dalam daftar.

Dangal adalah film india yang rilis tahun 2016 tepatnya 21 desember 2016. Film ini bergenre Action, biography dan drama. Tokoh utamanya adalah Aamir Khan sebagai Mahavir Singh Phogat. Film ini mengisahkan perjuangan seorang ayah mewujudkan cita citanya mempersembahkan medali Emas untuk Negaranya di cabang olahraga Gulat.

Mahavir singh adalah pegulat nasional yang terhenti karirnya karena kurangnya dukungan orang tua, alasannya apakah nanti jika tidak ada nasi di piring lantas makan medali? Atas desakan orang tuanya akhirnya dia memutuskan untuk berhenti bergulat dan memilih menjadi pegawai swasta. Tetapi tekadnya untuk menyumbangkan medali emas bagi negaranya tetap membara.

Prinsipnya, bila aku tak mampu maka anakku harus melampauiku. Benar saja ,Mahavir sangat berharap di karuniai seorang putra sayangnya bayi pertamanya adalah perempuan. Mulai dari sini dia agak sedih, masukan dan saran sana sini dari warga, teman, sesepuh dilakukannya demi mendapat putra di kehamilan istrinya. Bayipun lahir dan berjenis kelamin perempuan, begitu juga dengan anaknya yang ketiga.

Sampai disini harapannya untuk mendapatkan medali emas luntur, semua penghargaan dan medali yang selama ini dia pajang dan banggakan serta selalu dia pandangi satu persatu dia turunkan. Ketiga putrinya kini sudah besar. Suatu ketika tetangganya datang mengadukan bahwa putranya babak belur. Mahavir baru saja pulang kerja, terkejutlah dia lalu dia menegur keponakannya. Keponakannya mengatakan bahwa bukan dia yang menghajarnya melainkan putri Mahavir singh, bukannya terkejut dia justru bahagia. Inilah awal kisah geeta dan babita.

Singkat cerita, keduanya mulai hidup sebagai pegulat, mulai pagi hari sebelum berangkat sekokah sampai petang sebelum tidur kegiatannya adalah latihan gulat. Walau banyak kenadala yang menghadang tapi sang ayah tetap disiplin melatihnya. Kejuaraan demi kejuaraan putrinya menangkan hingga sampailah pada kejuaraan international dan benar kedua putrinya berhasil membawa pulang medali emas.

Pelajaran yang bisa dipetik dari film Dangal :

Pelajaran #1 Maha dahsyat restu orangtua
Di kehidupan ini tanpa restu orangtua akan terasa hambar, hati tidak tenang dan hidup jadi selalu gelisah. Dalam menggapai karir juga ada saja halangannya. Oleh karenanya jika kita punya cita cita jangan lupa untuk selalu minta doa dari orang tua. Syukur syukur orang tua kita paham akan proses yang harus ditempuh pasti apa yang beliau ketahui akan di bekalkan kepada kita.

Pelajaran #2 Teruslah berjuang meski banyak cemoohan

Beberapa scene di film dangal menunjukkan bahwa niat ayah untuk menjadikan putrinya pegulat menuai banyak kontra, hampir semua penduduk kampung membicarakannya bahkan ada yang menganggap bahwa mahavir gila. Hingga anaknya juga sempat berprasangka bahwa ayah macam apa yang tega menyiksa anaknya dan bersikeras menjadikannya pegulat. Namun teman sebaya Geeta saat acara pernikahannya mengatakan bahwa seharusnya dia bersyukur karena ayahnya memikirkan masa depan anaknya. Bahkan dia senagaja menutup kuping pura pura tidak mendengar apa yang tetangga dan penduduk desa katakan.

Dua pelajaran itu yang kiranya menjadi poin penting dalam film ini, oh ya sobat Nalagila di bagian scene Geeta berseteru dengan ayahnya dan kembali ke Pusat pelatihan Nasional tanpa pamit rasanya gimana gitu, menyentuh banget. Ditambah dengan iringan lagu yang berjudul Naina, ups makyus deh bikin merinding.

Bagi sobat yang sudah pernah mentonton film ini silakan bisa tuliskan kesannya di kolom komentar, untuk yang belum nonton, hayuk segera nonton supaya bisa merasakan suasana haru penyerahan medali kepada ayah tercinta. Sekian dulu sampai ketemu di cerita selanjutnya
Reaksi:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser