Tips menjadi sosok ayah yang baik untuk anak

Merupakah anugrah yang besar bisa menjadi sosok ayah. seorang ayah pasti sangat mengidam idamkan anak, baik anak perempuan atau laki-laki. dalam keluarga ayah punya peran pendidikan untuk anak. namun kenyataannya pengasuhan dan pendidikan sering hanya bertumpu pada seorang ibu.

Dari mulai anak bangun hingga tidur ia lebih sering bersama ibunda. dari pagi hingga malam selalu bersama ibunda. sang ayah selalu sibuk mencari nafkah, yang lebih menyakitkan adalah pendidikan anak diserangkan kepada pembantu.


Alasan klasiknya adalah ayah sibuk mencari rizki untuk keluarga. ya memang sih itu alasan yang pas. namun jujur seorang anak itu butuh sosok seorang ayah yang tegas dan ayah yang penyayang. oleh karena itu sosok ayah yang baik untuk anak ( laki - laki dan perempuan ) dan istri ( sebagai suami )

Cara Menjadi Ayah Yang Baik

Tips untuk ayah #1. Sediakan selalu waktu luang
Waktu luang sangat penting bagi seorang anak. Sedikit namun bermakna. Jika memungkinkan, perlu juga meluangkan beberapa hari untuk full bersama si kecil. Nah kalau tidak sempat, bisa juga meluangkan beberapa waktu luang yang ada untuk sekedar bercanda dan bermain. Atau cukup dengan mendengarkan cerita si anak tentang apa yang dialaminya. Mengelitikinya. Atau memainkan muka ‘jelek’ yang menghibur si anak.

Jika anak masih balita atau kecil bisa deh coba gelitiki dia atau mainin wajah untuk menghibur mereka. namun jika anak sudah agak besar, atau dewasa cobalah tanya dan sapa dia atau coba tanyakan kesibukan dan buat topik pembicaraan. waktu luang itu bisa pagi setelah sholat subuh sambil menunggu matahari terbit, sore hari atau malam hari.

Tips untuk ayah #2. Bermain dan bermain
Tabiat anak kecil adalah senang bermain. Lakukanlah permainan yang unik namun berkesan. Tidak perlu ke tempat yang mewah dan ramai. Cukup lakukan di rumah atau dilingkungan sekitar.Misalnya main petak umpet, bernyanyi bersama atau sekedar iseng menghitung anak tangga saat berpergian ke tempat yang bertingkat.

Enjoylah dengan mereka. Karena itu menguatkan bonding Ayah dan Anak. Biar ketika ada masalah tertentu si anak bisa memahaminya walau masih kecil.

Tips untuk ayah #3. Bercerita apapun itu
Menurut survey dan penelitian, anak yang gemar mendengarkan cerita akan menjadi cerdas. Jadi ajaklah anak untuk bercerita tentang apa yang dia lakukan hari itu, apa saja yang dia lakukan di sekolah, bermain dengan siapa, bagaimana suasana kelas. atau tanyakan mengenai keadaannya, kakiknya kenapa terluka, apa sebabnya dan lain sebagainya.

Anak yang jarang mendengarkan cerita, cenderung menjadi sosok yang kurang kritis dan kurang asyik ketika ngobrol. ups malah curhat ya, yup benar sekali saya mengalami sendiri sampai saat ini masih canggung dengan ayah saya karena memang beliau jarang berbicara atu bercerita.

Tips untuk ayah #4. Lakukan aktifitas bersama-sama atau ajak ke tempat ayah kerja
Aktifitas tidak harus diluar ruangan, tapi anak bisa kita ajak untuk ikut membantu mencuci piring, menyapu atau bersih bersih rumah. walau hasilnya nanti tidak maksimal paling tidak anak ikut senang karena bisa bareng sama ayang tercinta dan jadi pengalaman buat dia tentang aktifitas itu.

Untuk ayah, jangan lupa ucapkan terima kasih kepada anak karena telah membantu pekerjaan. ucapan terima kasih ini akan anak lakukan juga ketika setiap bersama ayahnya dia mendengar kata tersebut.

Tips untuk ayah #5. Ajak komunikasi
Kebayang nggak kalau agan mau kerja atau mau bepergian si kecil merengek nggak ketulungan??? Pernah mengalaminya kan?Atau si kecil males banget makan. Maunya yang itu itu aja. Kayak...
“Aku mau makan sama ayam....” sekoyong koyong orang tua menyandingkan ayam. Ups.. bukan itu maksdunya.

Nah, intinya perlu ada komunikasi. Ajak si anak untuk berdiskusi diwaktu yang pas. Saat dia mendapatkan kepuasan. Saat dia mendapatkan perasaan dikasihi. Saat itulah sampaikan maksud kita. Motivasi agar di menjadi oke. Misal : “Kakak, besok Ayah mau ke luar kota yak. Ayah minta tolong jagain adik dan bunda selama Ayah diluar kota.”kalau hanya sekali saja mungkin nggak akan mempan. Maka perlu diajak komunikasi secara intensif dan kontinyu

Pilih waktu untuk ‘menghipnotis’ si kecil. Misal saat sebelum mereka terlelap kita masukin kata-kata baik pengantar tidurnya. Dalam keadaan atara sadar dan tidak, kata-kata yang Agan ucapkan akan masuk ke alam bawah sadar yang nantinya memicu untuk timbul secara refleks.

Itulah 5 tips menjadi ayah jaman now, semoga bermanfaat

Reaksi:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser