Tips rahasia membuat otak mudah menyerap pelajaran

Belajar atau menuntut ilmu adalah kewajiban manusia dari lahir hingga tutup usia. Di dunia ini semua butuh ilmu. Untuk menggapai dunia butuh ilmu, untuk menggapai akhirat butuh ilmu dan untuk menggapai keduanya juga butuh ilmu, seperti itulah kurang lebihnya dalil yang pernah saya dengar. andai ada yang salah mohon kesediaannya untuk mengoreksi. Belajar bisa dimana saja, bisa dirumah, di sekolah, di masyarakat bahkan belajar di alam bebas.

Dalam proses menuntut ilmu, sering kali hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri. susah sekali untuk melekat di otak. mungkin semuanya mengalami ketika di bangku sekolah, madrasah atau di bangku kuliah kita susah untuk menyerap pelajaran yang di sampaikan. padahal kita sudah mencoba untuk memahami dan menangkap apa yang ustad atau guru sampaikan.

Disini perlu di selidiki apa yang menjadi penyebab pelajaran susah masuk ke otak kita. Untuk itu sobat semua bisa mencoba cara belajar cepat masuk ke otak ala nalagila.

Cara agar otak cepat menangkap ilmu / pelajaran


Pertama, cobalah untuk menyukai mata pelajaran atau materi pelajarannya.

Misalnya mata pelajaran matematika. Selama ini kita beranggapan dan berkeyakinan bahwa matematika itu sulit. maka akan jadi sulit beneran. sebab kita sendiri yang menancapkan dogma tersebut ke dalam otak. Cobalah untuk mengubah mindset tersebut dengan "saya suka matematika" saat kita suka dengan pelajaran tersebut pasti akan timbul rasa penasaran untuk memperdalam pengetahuannya seputar matematika.

Kedua, Cobalah untuk mencintai pengajarnya.

Guru atau pengajar merupakan salah satu faktor penentu apakah proses belajar berhasil atau tidak. inget ya cuma salah satu faktor yang artinya masih ada faktor lain. contoh kasus begini, saya tidak suka pelajaran ipa dan fisika sewaktu SMK, namun karena pengajarnya maaf cantik, saya jadi suka kalau jam pelajaran fisika tiba. yang saya ingat ingat bukan materinya melainkan apa yang ibu guru sampaikan sewaktu dikelas. ngomong ngomong inilah sosok guru IPA sewaktu SMK.

Ketika proses belajarpun saya menjadi aktif bertanya dan berinteraksi dengan ibu guru. sebenarnya bukan karena ingin tahu lebih banyak tentang mata pelajaran tapi cuma ingin berlama lama ngobrol dengan buguru. agar interaksi semakin asyik kita perlu bahan, yang mana bahan tersebut bersumber dari materi pelajaran yang beliau sampaikan. perlu di tekankan cinta disini bukan cinta yang itu ya tapi cinta sebatas murid dan guru.

Ketiga, perbanyak amal baik 

Amal baik sangat menentukan cepat atau lambatnya proses menimba ilmu, kita hendak melihat apa yang ada dibalik jendela kaca tapi kaca dipenuhi debu maka yang tampak hanya samar samar saja. untuk itu kita perlu membersihkan kaca dengan memperbanyak amal baik, ketika itu hati kita akan bersih dan otak kita akan mudah untuk menangkap ilmu.

Menurut guru saya mengaji setelah magrib dan sesudah subuh itu sangat baik untuk meningkatkan kecerdasan. selain itu huruf huruf hijaiyah juga punya khasiat yang bagus untuk mata bila dibaca. selain dapat menjernihkan hati dan pikiran mata kita juga ikut diterapi dengan mengaji. setelah mengaji baru coba untuk mengingat lagi apa yang tadi ibu guru cantik sampaikan atau membuka mata pelajaran yang kita sukai.

Keempat, selalu dekat dengan orang tua

Apa hubungan dekat dengan orang tua dan cara belajar? jadi begini, ini sebetulnya masih ada korelasinya dengan perbanyak amal yaitu untuk menentramkan hati dan pikiran sehingga materi pelajaran mudah masuk. tahukan sobat bahwa murka dan ridho Allah tergantung pada orang tua kita? untuk mendapat ridho Allah kita harus berupaya agar orang tua ridho, berbekal ridho mereka belajar kita menjadi berkah dan ilmu insyaAllah cepat masuk.

Caranya mudah saja, apa yang bisa kita bantu dirumah kita bantu beliau misalnya ayah saya petani cabai. kita coba bantu beliau dengan menyiangi rumput di sekitar pohon cabai atau ikut menyiram tanaman cabai atau apapun yang bisa kita kerjakan. kedekatan ini penting untuk membangun hubungan baik antara anak dan ayah. Saat orang tua ridho mereka akan ikut mendukung proses belajar kita dengan doa, ingat doa orang tua itu tak bisa diremehkan lho ya.

Itulah 4 tips supaya otak mudah menangkap pelajaran ala nalagila terima kasih semoga bermanfaat.
Reaksi:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser