Sejarah singkat penyebaran tanaman cabai

Tanaman cabai atau cabe bukan tanaman asli Indonesia, tetapi berasal dari benua Amerika, yaitu Amerika Tengah dan Selatan serta Meksiko. orang indianlah yang pertama kali merasakan pedasnya cabai pada sekitar 7.000 tahun sebelum masehi. hal ini dibuktikan dengan ditemukannya potongan, serpihan serta biji cabai liar pada gua - gua di ocampo, tamaulipas dan tahuaca.

Pada saat itu cabai masih merupakan tanaman liar dan suku Indian mendapatkannya denga cara mengumpulkannya. Bisa dikatakan penemu cabe pertama kali adalah suku indian, namun tidak dijelaskan jenis cabainya apakah itu cabai merah, keriting atau cabe hijau.

meskipun rasanya pedas, namun ternyata cabai mendatangkan banyak manfaat sehingga suku indian pun mulai membudidayakannya. tanaman cabe atau lombok mulai dibudidayakan sekitar 5.000 tahun yang lalu. denga demikian, cabai menjadi salah satu tanaman budidaya teruta di Amerika. pada periode tersebut, cabai hanya dikenal di benya amerika saja.

Asal usul Penyebaran tanaman cabe

pada abad ke-15, tepatnya pada tahun 1492, columbus menginjakkan kai di benua amerika dan membawa pulang cabai ke benua eropa. pada periode ini, cabai sudah menjadi rempah rempah terpenting dalam perdagangan di wilayah karibia, amerika tengah dan selatan serta meksiko.

Penyebaran cabai ke seluruh penjuru dunia ternyata dilakukan oleh pedagang portugis pada abad ke-16. pertama kali portugis mengenalkannya ke india, dan akhirnya mencapai asia tenggara termasuk negara indonesia dan daerah pelosok pelosok dalam waktu yang relatif singkat.

Jejak-jejak penting penyebaran cabai terlihat dari penghargaan di suatu wilayah terhadap cabai, atau lebih tepatnya kualitas pedasnya masakan di wilayah tersebut. masakan-masakan dari meksiko, india dan tentu saja indonesia dan beberapa negara asia tenggara yang lain, merupakan tanpa penghargaan terhadap cabai di masa lalu.

Reaksi:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser